Showing posts with label Hewan. Show all posts
Showing posts with label Hewan. Show all posts
Strain baru dari flu burung (avian flu), yang melompat dari unggas ke mamalia, bertanggung jawab atas kematian 160 anjing laut di perairan New England tahun lalu. Demikian hasil penelitian terbaru para ilmuwan.
Seperti dimuat CNN, para ilmuwan mengatakan, secara teoritis, virus itu bisa menimbulkan ancaman bagi kesehatan manusia.

Selama beberapa bulan berikutnya, setidaknya 162 bangkai anjing laut ditemukan di sepanjang perairan Maine sampai Massachusetts.
Pengujian post-mortem menunjukkan keberadaan strain virus flu H3N8, yang juga disebut seal H3N8.
“Saat tes awal menunjukkan virus flu burung, kami lantas bertanya-tanya: bagaimana bisa virus itu melompat dari burung ke mamalia,” kata ketua tim peneliti, Simon Anthony dari Columbia University.
Lebih jauh lagi, para ilmuwan mengatakan, virus ini mengembangkan kemampuan untuk menyerang saluran pernapasan mamalia. Virus juga telah mengembangkan peningkatan virulensi (kemampuan untuk menimbulkan penyakit) dan transmisi pada mamalia. Namun, para ilmuwan harus melakukan lebih banyak tes untuk memastikannya.
Para ilmuwan mengingatkan kasus flu burung, khususnya H1N1 dan H5N1, yang telah menyerang manusia hingga menimbulkan kematian. Keberadaan strain baru tentu saja bisa menjadi ancaman bagi kesehatan masyarakat.
Pada Januari 2012, Organisasi Kesehatan Dunia telah mengkonfirmasi telah terjadi 583 kasus H5N1 (flu burung) pada manusia yang menyebabkan 344 kematian.
“HIV/AIDS, SARS, West Nile, Nipah dan influenza adalah contoh penyakit menular yang berasal dari hewan,” kata W. Ian Lipkin, direktur Pusat Infeksi dan Imunitas di Columbia University.
“Setiap wabah penyakit pada hewan domestik atau satwa liar, tak hanya merupakan ancaman langsung terhadap konservasi satwa liar, juga harus diwaspadai karena dapat berbahaya bagi manusia,” kata dia.
Penelitian ini diterbitkan dalam jurnal American Society for Microbiology, mBio.
Seperti dimuat CNN, para ilmuwan mengatakan, secara teoritis, virus itu bisa menimbulkan ancaman bagi kesehatan manusia.
hickerphoto.com
Para ilmuwan mengatakan, awalnya anjing laut, yang kebanyakan berusia kurang dari enam bulan, mulai terserang pneumonia berat dan lesi pada kulit September 2011 lalu. Selama beberapa bulan berikutnya, setidaknya 162 bangkai anjing laut ditemukan di sepanjang perairan Maine sampai Massachusetts.
Pengujian post-mortem menunjukkan keberadaan strain virus flu H3N8, yang juga disebut seal H3N8.
“Saat tes awal menunjukkan virus flu burung, kami lantas bertanya-tanya: bagaimana bisa virus itu melompat dari burung ke mamalia,” kata ketua tim peneliti, Simon Anthony dari Columbia University.
Lebih jauh lagi, para ilmuwan mengatakan, virus ini mengembangkan kemampuan untuk menyerang saluran pernapasan mamalia. Virus juga telah mengembangkan peningkatan virulensi (kemampuan untuk menimbulkan penyakit) dan transmisi pada mamalia. Namun, para ilmuwan harus melakukan lebih banyak tes untuk memastikannya.
Para ilmuwan mengingatkan kasus flu burung, khususnya H1N1 dan H5N1, yang telah menyerang manusia hingga menimbulkan kematian. Keberadaan strain baru tentu saja bisa menjadi ancaman bagi kesehatan masyarakat.
Pada Januari 2012, Organisasi Kesehatan Dunia telah mengkonfirmasi telah terjadi 583 kasus H5N1 (flu burung) pada manusia yang menyebabkan 344 kematian.
“HIV/AIDS, SARS, West Nile, Nipah dan influenza adalah contoh penyakit menular yang berasal dari hewan,” kata W. Ian Lipkin, direktur Pusat Infeksi dan Imunitas di Columbia University.
“Setiap wabah penyakit pada hewan domestik atau satwa liar, tak hanya merupakan ancaman langsung terhadap konservasi satwa liar, juga harus diwaspadai karena dapat berbahaya bagi manusia,” kata dia.
Penelitian ini diterbitkan dalam jurnal American Society for Microbiology, mBio.
Flu Anjing Laut, Ancaman Mematikan Manusia?
Masih ingat hama ulat
bulu yang menyerang beberapa daerah di Indonesia – khususnya Pulau Jawa?
bulu yang menyerang beberapa daerah di Indonesia – khususnya Pulau Jawa?
Ulat bulu memang
paling dihindari oleh manusia, selain beberapa jenis bisa membuat badan
gatal-gatal, juga menjadi hama bagi tanaman produksi. Ulat bulu mana saja yang
masuk kategori berbahaya? Berikut daftarnya:
paling dihindari oleh manusia, selain beberapa jenis bisa membuat badan
gatal-gatal, juga menjadi hama bagi tanaman produksi. Ulat bulu mana saja yang
masuk kategori berbahaya? Berikut daftarnya:
1. The Saddleback
Caterpillar
Caterpillar

Ulat yang cantik, tapi hati-hati jika terkena racunnya bisa menimbulkan gejala pembengkakan, rasa mual dan ruam selama
berhari-hari. Ulat ini tergolong rakus dan memakan segala jenis tanaman. Terdapat di taman, pot bunga, kebun dll
berhari-hari. Ulat ini tergolong rakus dan memakan segala jenis tanaman. Terdapat di taman, pot bunga, kebun dll
2. The Cinnabar Moth Caterpillar

Tergolong ulat yang rakus,
tetapi jika dia kehabisan bahan makanan maka yg terjadi adalah saling
kanibalisme antara sesama ulat.?
tetapi jika dia kehabisan bahan makanan maka yg terjadi adalah saling
kanibalisme antara sesama ulat.?
Untuk mempertahankan hidup ulat ini
dibekali senjata racun yang cukup mematikan bagi mangsanya. Kalau tersentuh
manusia maka racun tersebut membuat kita gatal dan ruam sekujur tubuh
dibekali senjata racun yang cukup mematikan bagi mangsanya. Kalau tersentuh
manusia maka racun tersebut membuat kita gatal dan ruam sekujur tubuh
3. The Monarch Caterpillar

Penampilannya lucu, berwarna kuning bergaris hitam
dan putih. Jika ulat ini sudah menetas, tidak terlihat secara kasat mata karena ukurannya begitu kecil.?
dan putih. Jika ulat ini sudah menetas, tidak terlihat secara kasat mata karena ukurannya begitu kecil.?
Ulat ini tumbuh sangat cepat, ia memiliki panjang rata-rata 2 inch (sekitar 5 cm). Jika sudah menjadi kupu-kupu, Monarch
Caterpillar sangat cantik dan indah
Caterpillar sangat cantik dan indah
4. The Gypsy Moth Caterpillar

Ciri khas dari jenis ulat ini adalah memiliki
bulu yang banyak di kepalanya, dan uniknya di badan ulat tersebut hanya sedikit
ditumbuhi rambut. Rambut tersebut dapat menyebabkan nyeri dan dermatitis bagi
orang yang bersentuhan.?
bulu yang banyak di kepalanya, dan uniknya di badan ulat tersebut hanya sedikit
ditumbuhi rambut. Rambut tersebut dapat menyebabkan nyeri dan dermatitis bagi
orang yang bersentuhan.?
Mereka sangat menyukai beberapa jenis daun yaitu mapple,
pohon elm dan ek. Ulat ini bisa juga menyebabkan pohon menjadi mati
pohon elm dan ek. Ulat ini bisa juga menyebabkan pohon menjadi mati
5. The Bag Shelter Caterpillar

Diantara semua jenis ulat lainnya, ulat ini
sangat beracun dan berbahaya ,bisa mengakibatkan kematian pada manusia. Gejala
awal sesak napas dan ruam disekujur tubuh. Ulat ini memakan daun, dan keluar
pada malam hari.
sangat beracun dan berbahaya ,bisa mengakibatkan kematian pada manusia. Gejala
awal sesak napas dan ruam disekujur tubuh. Ulat ini memakan daun, dan keluar
pada malam hari.
?6. The Puss Caterpillar

Lihat videonya:
Ulat paling beracun di Amerika Utara adalah
Slug Caterpillar Puss atau Woolly. Jangan tertipu oleh penampilan bola berbulu
yang kapas karena akan melepaskan asam pada apa pun yang menyentuh dan sarat
dengan duri beracun di seluruh tubuhnya. Gejala dari sengatan bisa bertahan
beberapa hari dan termasuk sakit kepala, mual dan muntah. Terdapat di pohon
jeruk, elm dan ek.
Slug Caterpillar Puss atau Woolly. Jangan tertipu oleh penampilan bola berbulu
yang kapas karena akan melepaskan asam pada apa pun yang menyentuh dan sarat
dengan duri beracun di seluruh tubuhnya. Gejala dari sengatan bisa bertahan
beberapa hari dan termasuk sakit kepala, mual dan muntah. Terdapat di pohon
jeruk, elm dan ek.
7. The Stinging Rose Caterpillar

Panjangnya kurang dari satu inci. Spesies ini memiliki bulu-bulu berduri dengan kelenjar racun. Bila menyentuh bulu berduri tersebut, maka racunnya langsung masuk tubuh dan menyebabkan
ruam kulit serta reaksi hipersensitif. Ulat ini dapat ditemukan pada
tanaman berkayu seperti dogwood, maple, oak, cherry, apel, poplar dan hickory.
ruam kulit serta reaksi hipersensitif. Ulat ini dapat ditemukan pada
tanaman berkayu seperti dogwood, maple, oak, cherry, apel, poplar dan hickory.
?8. The Hickory Tussock Caterpillar

Racun dari ulat bulu jenis ini berlangsung ketika terjadi kontak dengan rambut atau duri dan menyebabkan ruam
kulit atau hipersensitivitas.?
kulit atau hipersensitivitas.?
Hickory Tussock umumnya terlihat dari bulan
Juni sampai September dan dapat ditemukan di Kanada bagian selatan atau Amerika Utara.
Juni sampai September dan dapat ditemukan di Kanada bagian selatan atau Amerika Utara.
9. The Io Moth Caterpillar

Dua jenis racun yang dilepaskan dari punggung
ulat jenis ini mengakibatkan rasa terbakar dan
peradangan. Mereka memakan banyak pohon dan semak-semak termasuk willow, mapel,
elm, oak, holly, aspen, belalang, ceri, pir dan sassafras.?
ulat jenis ini mengakibatkan rasa terbakar dan
peradangan. Mereka memakan banyak pohon dan semak-semak termasuk willow, mapel,
elm, oak, holly, aspen, belalang, ceri, pir dan sassafras.?
Spesies ini dapat
ditemukan di alam terbuka, padang rumput hutan dan ladang jagung dari Februari
hingga September.
ditemukan di alam terbuka, padang rumput hutan dan ladang jagung dari Februari
hingga September.
10. The Spinny Oak Slug Caterpillar

Ulat ini warnanya indah dan memiliki panjang kurang satu
inch. Racun yang dikeluarkan oleh duri dapat menyebabkan reaksi yang parah.
Ulat ini suka makan kurma, willow, abu, oak, hackberry dan kastanye bersama
dengan pohon-pohon lain dan tanaman berkayu yang lebih kecil.?
inch. Racun yang dikeluarkan oleh duri dapat menyebabkan reaksi yang parah.
Ulat ini suka makan kurma, willow, abu, oak, hackberry dan kastanye bersama
dengan pohon-pohon lain dan tanaman berkayu yang lebih kecil.?
Spesies ini dapat
ditemukan di hutan dari selatan Quebec untuk Maine dan selatan melalui
Missouri, Texas dan Florida.
ditemukan di hutan dari selatan Quebec untuk Maine dan selatan melalui
Missouri, Texas dan Florida.
sumber : http://kaskusmaniak.wordpress.com – referensi: http://www.lembaga.us
?
Catatan:
Ulat bulu yang sempat menjadi hama di daerah Probolinggo, Jawa Timur (dan meluas hingga Jawa Tengah dan Jawa Barat) adalah jenis Dasychira Inclusa. Ulat bulu ini tidak memiliki racun yang menyebabkan gatal pada tubuh manusia.
10 Ulat Bulu Paling Beracun
Seekor tikus Afrika berjambul (Lophiomys imhausi) mengembangkan metode cerdik untuk menggagalkan predator yang ingin menangkapnya.
Tim peneliti gabungan dari Inggris, Amerika Serikat, dan Kenya menjumpai tikus ini mengunyah akar dan batang pohon beracun tinggi serta mengoleskan zat beracun ini pada bulu halus di jambulnya.
Binatang yang akan menyerang akan disambut sejumlah bulu mengandung racun yang mematikan. Prof Jonathan Kingdon dari Universitas Oxford mengatakan, timnya masih menjumpai pekerjaan rumah mengenai cara tikus itu bertahan dari racun mematikan ini.
Racun didapat dari tumbuhan Acokanthera schimperi yang biasa dioleskan pada panah beracun pemburu tradisional setempat untuk membunuh gajah.
“Tikus memastikan bagian jambul adalah yang pertama kali diserang predator,” kata Kingdon seperti dikutip BBC.
Saat tikus terancam predator serigala, kucing liar, dan macan tutul, ia tidak lari. Namun, ia mengeraskan rambutnya dan menunjukkan sikap berani. Predator yang nekat menerkamnya bakal mendapat rambut tajam yang beracun.
Tim peneliti gabungan dari Inggris, Amerika Serikat, dan Kenya menjumpai tikus ini mengunyah akar dan batang pohon beracun tinggi serta mengoleskan zat beracun ini pada bulu halus di jambulnya.
Racun didapat dari tumbuhan Acokanthera schimperi yang biasa dioleskan pada panah beracun pemburu tradisional setempat untuk membunuh gajah.
“Tikus memastikan bagian jambul adalah yang pertama kali diserang predator,” kata Kingdon seperti dikutip BBC.
Saat tikus terancam predator serigala, kucing liar, dan macan tutul, ia tidak lari. Namun, ia mengeraskan rambutnya dan menunjukkan sikap berani. Predator yang nekat menerkamnya bakal mendapat rambut tajam yang beracun.
Tikus Cerdik Oleskan Racun di Jambulnya
Serangga adalah hewan-hewan mungil namun menyimpan beraneka ragam keunikan. Serangga adalah hewan dengan spesies terbanyak di dunia. Berikut 10 serangga pemegang rekor di dunia:
1. Serangga Paling Cantik: Sunset Moth from Malagasy

sayap serangga ini sebenarnya tidak memiliki pigmentasi apapun. Warna yang muncul di sayapnya berasal dari refraksi cahaya dari pita-pita mikro pada sayapnya. Serangga ini aktif pada siang hari, ketika serangga dari family yang sama aktif pada malam hari. Mereka berasal dari Madagascar dan Amerika Selatan, dan sayapnya berganti warna dari biru ke hijau keemasan dan lalu ke warna kuning ketika dilihat dari sisi yang berbeda.
2. Semut Paling Berbahaya: Black Bulldog Ant of Australia

Secara literatur, semut ini diketahui pernah membunuh manusia. Serangga ini merupakan jenis yang paling primitif dari semua semut dan sangat agresif. Panjangnya sekitar 1 inchi dan dapat tumbuh hingga 2 inchi. Sesuai namanya, semut ini hanya ditemukan di Australia dan gerakannya pun sangat cepat.
3. Serangga Terbang Tercepat: Horse Fly

Serangga ini dapat terbang dengan kecepatan 90 MPH (miles per hour). Ia juga memiliki manuver yang sangat baik di udara. Ia dapat berbelok dan berganti arah dengan kecepatan cahaya. Ia juga memiliki mata yang sangat besar, dan dapat melihat dengan sudut hampir 360 derajat.
4. Serangga Terberat: Goliath Beetle

Serangga ini berasal dari keluarga scarab beetle, dan suka memakan tanaman mati. Ia memiliki panjang 2 hingga 4,3 inchi dan berat sekitar 3 hingga 3,5 oz (sekitar 28,35 gram). Mereka memainkan peran penting dalam ekosistem sebagai dekomposer.
5. Serangga Paling Mengganggu: No-See-Um

Serangga ini merupakan lalat yang sangat kecil yang berkumpul dalam sebuah kelompok dan terbang dalam arah yang tidak jelas. Mereka dapat melewati celah-celah pintu atau jendela. Mereka biasanya hidup di tempat yang ada sumber airnya. Hanya yang betina yang menggigit dan menghisap darah, dengan tujuan mendapatkan protein untuk membesarkan telur-telurnya.
6. Serangga Terpanjang: Giant Stick Insect

Panjangnya sekitar 163 mm, dan jika dihitung ketika kakinya semua terentang, panjangnya menjadi 295 mm. Pada beberapa kasus, panjangnya bisa mencapai 20 inchi. Ada lebih dari 3.000 spesies dari serangga ini yang ditemukan, dan beberapa dari mereka memiliki sayap dan dapat terbang.
7. Serangga Ternyaring: Brevisana brevis

Spesies jangkrik ini bunyinya dapat terdengar hingga 1 mil jauhnya. Pada jarak dekat, bunyinya dapat mencapai 120 dB. Sebagai pembanding, musik pada diskotik ‘hanya’ berukuran 100 dB.
8. Serangga dengan Bentuk Teraneh: Thorn Bug

Ukuran dan warna serangga ini sangat bervariasi, namun biasanya, serangga dewasa berukuran tinggi sekitar 0,5 inchi dan berwarna hijau. Mereka ditemukan di Amerika Tengah dan Selatan, Meksiko, dan Florida Selatan.
9. Serangga dengan Waktu Hidup Terlama: Queen of Termites

Serangga ini diketahui telah hidup selama 50 tahun. Mereka telah ada di bumi sejak 200 juta tahun yang lalu. Serangga ini memakan kayu-kayu kering dan menyebabkan kerusakan pada rumah-rumah dibanding kebakaran dan badai. Ratunya dapat menelurkan 5.000–7.000 butir telur per hari.
10. Serangga Paling Merusak: Desert Locus

Jika rayap seperti di atas menyebabkan banyak kerusakan pada rumah, itu tidak ada artinya jika dibandingkan dengan kerusakan yang dihasilkan oleh Desert Locus. Mereka masing-masing makan dengan ukuran yang sama dengan berat tubuhnya. Mereka memakan hampir semua jenis sayuran, dedaunan, bunga, padi, buah, dan biji-bijian. Tahun 2003-2005 merupakan periode penyerangan desert locus paling buruk di Afrika Barat. Mereka telah menginvasi lebih dari 20 negara, dan biaya yang telah dikeluarkan untuk memerangi mereka melebihi $400 juta. Kerusakan yang dihasilkan pada perkebunan bernilai lebih dari $2,5 milyar.
1. Serangga Paling Cantik: Sunset Moth from Malagasy

sayap serangga ini sebenarnya tidak memiliki pigmentasi apapun. Warna yang muncul di sayapnya berasal dari refraksi cahaya dari pita-pita mikro pada sayapnya. Serangga ini aktif pada siang hari, ketika serangga dari family yang sama aktif pada malam hari. Mereka berasal dari Madagascar dan Amerika Selatan, dan sayapnya berganti warna dari biru ke hijau keemasan dan lalu ke warna kuning ketika dilihat dari sisi yang berbeda.
2. Semut Paling Berbahaya: Black Bulldog Ant of Australia

Secara literatur, semut ini diketahui pernah membunuh manusia. Serangga ini merupakan jenis yang paling primitif dari semua semut dan sangat agresif. Panjangnya sekitar 1 inchi dan dapat tumbuh hingga 2 inchi. Sesuai namanya, semut ini hanya ditemukan di Australia dan gerakannya pun sangat cepat.
3. Serangga Terbang Tercepat: Horse Fly

Serangga ini dapat terbang dengan kecepatan 90 MPH (miles per hour). Ia juga memiliki manuver yang sangat baik di udara. Ia dapat berbelok dan berganti arah dengan kecepatan cahaya. Ia juga memiliki mata yang sangat besar, dan dapat melihat dengan sudut hampir 360 derajat.
4. Serangga Terberat: Goliath Beetle

Serangga ini berasal dari keluarga scarab beetle, dan suka memakan tanaman mati. Ia memiliki panjang 2 hingga 4,3 inchi dan berat sekitar 3 hingga 3,5 oz (sekitar 28,35 gram). Mereka memainkan peran penting dalam ekosistem sebagai dekomposer.
5. Serangga Paling Mengganggu: No-See-Um

Serangga ini merupakan lalat yang sangat kecil yang berkumpul dalam sebuah kelompok dan terbang dalam arah yang tidak jelas. Mereka dapat melewati celah-celah pintu atau jendela. Mereka biasanya hidup di tempat yang ada sumber airnya. Hanya yang betina yang menggigit dan menghisap darah, dengan tujuan mendapatkan protein untuk membesarkan telur-telurnya.
6. Serangga Terpanjang: Giant Stick Insect

Panjangnya sekitar 163 mm, dan jika dihitung ketika kakinya semua terentang, panjangnya menjadi 295 mm. Pada beberapa kasus, panjangnya bisa mencapai 20 inchi. Ada lebih dari 3.000 spesies dari serangga ini yang ditemukan, dan beberapa dari mereka memiliki sayap dan dapat terbang.
7. Serangga Ternyaring: Brevisana brevis

Spesies jangkrik ini bunyinya dapat terdengar hingga 1 mil jauhnya. Pada jarak dekat, bunyinya dapat mencapai 120 dB. Sebagai pembanding, musik pada diskotik ‘hanya’ berukuran 100 dB.
8. Serangga dengan Bentuk Teraneh: Thorn Bug

Ukuran dan warna serangga ini sangat bervariasi, namun biasanya, serangga dewasa berukuran tinggi sekitar 0,5 inchi dan berwarna hijau. Mereka ditemukan di Amerika Tengah dan Selatan, Meksiko, dan Florida Selatan.
9. Serangga dengan Waktu Hidup Terlama: Queen of Termites

Serangga ini diketahui telah hidup selama 50 tahun. Mereka telah ada di bumi sejak 200 juta tahun yang lalu. Serangga ini memakan kayu-kayu kering dan menyebabkan kerusakan pada rumah-rumah dibanding kebakaran dan badai. Ratunya dapat menelurkan 5.000–7.000 butir telur per hari.
10. Serangga Paling Merusak: Desert Locus

Jika rayap seperti di atas menyebabkan banyak kerusakan pada rumah, itu tidak ada artinya jika dibandingkan dengan kerusakan yang dihasilkan oleh Desert Locus. Mereka masing-masing makan dengan ukuran yang sama dengan berat tubuhnya. Mereka memakan hampir semua jenis sayuran, dedaunan, bunga, padi, buah, dan biji-bijian. Tahun 2003-2005 merupakan periode penyerangan desert locus paling buruk di Afrika Barat. Mereka telah menginvasi lebih dari 20 negara, dan biaya yang telah dikeluarkan untuk memerangi mereka melebihi $400 juta. Kerusakan yang dihasilkan pada perkebunan bernilai lebih dari $2,5 milyar.
10 Serangga pemegang rekor di dunia
Subscribe to:
Posts
(
Atom
)